Endang Yuni Purwanti – Blog

Visa Ke Surga

December 3rd, 2013 · No Comments

 

visa ke surga

 

Mencari buku bagus? Buku Visa ke Surga bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Sebuah  catatan harian (alm.) Houtman Zainal Arifin berisi kisah nyata kehidupannya yang inspiratif, termasuk kisahnya dari seorang OB menjadi Vice President sebuah bank swasta internasional di Jakarta. Juga tentang indahnya berbagi, tolong-menolong antar sesama ^.^

 

 

Tags: Artikel Umum

Katalog Acara Jakarta Book Fair 2012..

June 20th, 2012 · No Comments

Awalnya hanya ingin berbagi informasi tentang Jakarta BOOK Fair 2012 via blog, facebook, ataupun sarana socmed lainnya, tapi jadi tersentuh.. ehm, kayaknya tersentuh bukan kata yang tepat untuk menggambarkan rasa ini, alah.. apaan sih hehehehe 😉

Ya, intinya kok jadi pengen nulis tentang buku. Iya, bukan nulis buku tapi cuma pengen nulis tentang pengalaman mengenal buku, walaupun nulis buku juga masuk list #2DObeforeIdie saya. Ini prolog p x l (panjang kali lebar) padahal tulisannya selembar doang hehehhehee 😉

Banyak tokoh pernah berkomentar tentang arti buku,

Oprah Abigail Winfrey : Books were my pass to personal freedom. I learned to read at age three, and soon discovered there was a whole world to conquer that went beyond our farm in Mississippi.”

Abraham Lincoln : The things I want to know are in books; my best friend is the man who’ll get me a book I ain’t read.

Oscar Wilde  : If one cannot enjoy reading a book over and over again, there is no use in reading it at all.

Confucius: You cannot open a book without learning something.

Saya sendiri, hal yang terbersit ketika disebut kata “buku”, yang kebayang awal adalah SD. Kenapa SD, karena baru waktu SD itulah saya mulai kenal dekat dengan buku. Mulai SD juga saya rutin dibelikan buku baru, walaupun masih sebatas buku pelajaran saja. Ketika SD pula, saya mulai berani ke Toko Buku Gunung Agung yang dulu ada di lantai 5 Internusa Plaza bersama teman-teman  (btw, sayang gedung itu terbakar, padahal melihat keramaian Jalan Padjajaran dari lantai 5 itu sangat menyenangkan). Yah disitulah, mulai suka baca buku gratisan. Suka dengan buku-buku cerita anak-anak yang bergambar warna warni, kertasnya mengkilat dan muaahaaal 😉

Masuk SMP, bertemu temen-temen yang suka sekali dengan komik. Jadilah satu geng sering mampir ke Taman Bacaan di belakang SMP 2, tepatnya di lantai 2 Pasar Anyar (masih ada apa nggak ya itu toko kenangan??) Pun sering ikut geng ke TBN (sebenarnya sih bukan taman, yang ada cuma kios toko sempit yang penuh komik dan penuh bocah sekolahan yang comic addict), saya tetap nggak suka (tepatnya nggak addict ama komik), kalo temen-temen bisa habis 3-5 buku sekali kunjungan kesana, saya bisa selesai satu buku saja syukur deh, yah saya sering terheran-heran dengan mereka kok suka ya dengan buku bergambar hitam putih dan kertasnya nggak mengkilat begituuu, secara saya biasanya (minjem baca gratisan) buku-buku keren di GA 🙂

Setelah lulus SMP, geng comic addict berpisah ke berbagai SMU. Karena jauh dari TBN, akhirnya sudah tidak pernah kesana lagi, mulai suka dengan perpustakaan SMU, pun itu perpus kalo dibayangin sekarang, sangat kurang fasilitas. Gimana nggak kurang fasilitas, ruangannya kecil, kursi dan bukunya terbatas. Tapi beruntungnya saya ketemu temen-temen yang suka dengan perpus juga. Pulang sekolah ataupun istirahat, selain ke Masjid, perpus pasti jadi tempat favorit. Walaupun sempit, tapi saya ingat, di perpus inilah saya pertama kali baca bukunya Pramoedya yang kondisinya dah lecek, bukunya Agatha Christie, novelnya NH Dini, dan ensiklopedia yang bagus banget (kertasnya tebal, bergambar, berwarna, pokoknya mirip dengan buku cerita anak-anak tapi lebih informatif).

Ga beda ama masa SMU, waktu kuliah di UGM juga sama. Perpus dan masjid jadi tempat favorit sedunia, selain Balairung dan GSP yang eksotis. Walaupun agak jauh dari kostan, Perpus UPT1 itu selalu menyenangkan untuk dikunjungi, ya gedung tua berlantai 3 yang selalu ngangenin untuk didatangi. Selain perpus kampus, di Yogya juga tempat yang menyenangkan untuk ikut berbagai keanggotaan perpustakaan, mulai dari Perpus Kota, Perpus DIY, Perpusnya Puscat, dan kunjungan ke berbagai perpustakaan di universitas lain yang bejibun jumlahnya. Juga jadi member berbagai taman bacaan, mulai dari taman bacaan di Gang Gejayan, taman bacaan di Pogung. Belum lagi seminar, bedah buku, dan diskusi berbagai tema buku yang sering banget diadain di berbagai kampus, asli beneran bikin betah J

Kelar kuliah di Yoyga, pulang ke Bogor.. dan ikut lagi member Rumah Baca, member Perpustakaan Metamorfosa, juga perpanjang keanggotaan di Perpusda Kota Bogor, selain jadi anggota Perpus IPB. Dan nemu taman bacaan di Bara, Gong Songo, selain sewa komik juga berbagai novel. Asik asik asik.. 🙂

Ini tulisan tentang buku, apa apaan ya ?? kayaknya judul tepatnya : Tips & Trik Baca Buku Gratis hehehehee 🙂  Kembali ke tujuan awal, buat Bapak/Ibu, Mas/Mba, Adik dkk semua yang book lover, ada acara menarik nih, kalo suka beli buku, suka baca buku gratisan hehehe kunjungi  Jakarta Book Fair 2012, 23 Juni – 1 Juli 2012 di Istora Senayan Jakarta. Buat yang butuh info acaranya silakan klik : Katalog Acara Jakarta Book Fair 2012

Ayo ajak temen (semahromnya) atau keluarga kesana 🙂

Sendirian juga asik kok 🙂

 

 

NB : maaf tulisannya tidak sesuai kaidah KBBI, trus gambar JBF2012 itu di copas dari www.jakartabookfair.com ^.^

 

Tags: Artikel Umum