Endang Yuni Purwanti – Blog

Inspirasi

#Jika Hati

Jika hati senantiasa berniat baik
Allah kan pertemukan ia dengan hal-hal baik
Tempat-tempat baik, orang-orang baik
Atau kesempatan berbuat baik

Jika hati dilatih agar bahagiana bersebab taat
Kegembiraanya terhadap karunia kan berlipat
Rasa syukurnya atas segala kan menguat

Tapi jika hati hanya terbiasa bahagia bersebab karunia
Kepekaanya terhadap nikmat kan berkurang
Kekuatannya untuk bersyukur kian hilang

Jika hati dilatih agar sedihnya bersebab maksiat
Daya perbaikan dirinya kan berkembang
Kekuatan sabarnya menghadapi musibah kan menjulang

Tapi jika hati hanya terbiasa bersedih
Bersebab sempit, kurang, dan kehilangan
Amal durhaka akan menjadi ringan
Dosa-dosa pun terasa sebagai kenikmatan

Salim A.Fillah, Lapis-Lapis Keberkahan

 

—-

 

#Umar Bin Khattab

Salah satu tokoh favorit saya adalah Umar bin Khattab r.a.. Mungkin karakternya yang shalih, tegas, namun juga berhati lembut yang membuat saya teramat sangat mengaguminya. Jika ada 2 orang yang ingin saya temui di syurga nanti, Umar adalah salah satunya. Salah satu doa saya adalah bertemu dengan Umar, berdialog, bahkan sekedar melihat kesehariannya. Apa rasanya berdialog dengan orang yang saya kagumi itu? Wah membayangkannya saja sudah membuat saya grogi (lebay deh ah eheheee..)

******

Banyak kisah Umar yang membuat saya terkagum dan menjadi inspirasi, berikut diantaranya :

Kisah Umar bin Khattab Tolak Kenaikan Gaji Sebagai Khalifah

Umar bin Khattab merupakan sahabat yang menjadi pemimpin umat Islam usai meninggalnya Rasulullah Muhammad SAW. Dia ditunjuk oleh Khalifah sebelumnya, Abu Bakar As Shiddiq untuk menggantikannya.

Dalam menjalankan tugasnya, Umar terkenal sangat disiplin dan benar-benar mencontoh perilaku Rasulullah. Dia sama sekali tidak ingin melakukan hal yang menyimpang dari ajaran Rasulullah, baik sebagai pribadi maupun sebagai seorang khalifah.

Saat menjabat sebagai Khalifah, Umar sama sekali tidak pernah meminta kenaikan gaji. Dia pun tidak memanfaatkan uang dari Baitul Maal yang berada di bawah kekuasaannya, kecuali hanya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarganya, serta untuk bekal haji dan umroh.

Pernah suatu ketika, Ali bin Abi Thalib memiliki usulan untuk menaikkan gaji Khalifah. Ini lantaran melihat kondisi setiap kali menerima tamu negara, Umar tidak pernah berpakaian yang mewah.

Ide itu diusulkan ke dewan sahabat dan mendapat dukungan, salah satunya dari Usman bin Affan. Tetapi, usulan itu sulit diwujudkan lantaran jika Umar akan marah jika mendengar secara langsung.

Akhirnya, dewan sahabat memutuskan untuk meminta putri Umar bin Khattab yang juga merupakan salah satu istri Rasulullah, Hafsah, untuk menyampaikan usulan itu ke ayahnya. Hafsah pun menyampaikan usulan itu kepada Umar.

Perkataan Hafsah membuat muka Umar merah padam. Dia kemudian bertanya siapa yang mengusulkan kenaikan gaji itu, tetapi Hafsah tidak menjawab.

“Kalau aku tahu siapa nama-nama di balik pikiran kotor itu, akan aku datangi mereka satu per satu dan kutampar mereka dengan tanganku,” kata Umar.

[bai]  Sumber : www.merdeka.com

******

Dalam sebuah kisah disebutkan bahwa Anas berkata, “Antara dua bahu dari baju Umar, terdapat empat tambalan, dan kainnya ditambal dengan kulit. Pernah beliau khutbah di atas mimbar mengenakan kain yang memiliki 12 tambalan.”

******